Selasa, 11 Maret 2014

Pengertian Analog dan DigitaL


 Pengertian Analog dan DigitaL

ELEKTRONIKA ANALOG DAN DIGITAL

Sistem digital merupakan bentuk sampling dari sytem analog. digital pada dasarnya di code-kan dalam bentuk biner (atau Hexa). besarnya nilai suatu sistem digital dibatasi oleh lebarnya / jumlah bit (bandwidth). jumlah bit juga sangat mempengaruhi nilai akurasi sistem digital. Contoh kasus ada sistem digital dengan lebar 1 byte (8 bit). maka nilai-nilai yang dapat dikenali oleh sistem adalah bilangan bulat dari 0 – 255 ( 256 nilai : 2 pangkat 8 ).
Pada sistem analog, terdapat amplifier di sepanjang jalur transmisi. Setiap amplifier menghasilkan penguatan (gain), baik menguatkan sinyal pesan maupun noise tambahan yang menyertai di sepanjang jalur transmisi tersebut. Pada sistem digital, amplifier digantikan regenerative repeater. Fungsi repeater selain menguatkan sinyal, juga “membersihkan” sinyal tersebut dari noise. Pada sinyal “unipolar baseband”, sinyal input hanya mempunyai dua nilai – 0 atau 1. Jadi repeater harus memutuskan, mana dari kedua kemungkinan tersebut yang boleh ditampilkan pada interval waktu tertentu, untuk menjadi nilai sesungguhnya di sisi terima.
Keuntungan kedua dari sistem komunikasi digital adalah bahwa kita berhubungan dengan nilai-nilai, bukan dengan bentuk gelombang. Nilai-nilai bisa dimanipulasi dengan rangkaian rangkaian logika, atau jika perlu, dengan mikroprosesor. Operasi-operasi matematika yang rumit bisa secara mudah ditampilkan untuk mendapatkan fungsi-fungsi pemrosesan sinyal atau keamanan dalam transmisi sinyal.
Keuntungan ketiga berhubungan dengan range dinamis. Kita dapat mengilustrasikan hubungan ini dalam sebuah contoh. Perekaman disk piringan hitam analog mempunyai masalah terhadap range dinamik yang terbatas. Suara-suara yang sangat keras memerlukan variasi bentuk alur yang ekstrim, dan sulit bagi jarum perekam untuk mengikuti variasi-variasi tersebut. Sementara perekaman secara digital tidak mengalami masalah, karena semua nilai amplitudo-nya, baik yang sangat tinggi maupun yang sangat rendah, ditransmisikan menggunakan urutan sinyal terbatas yang sama.
Namun di dunia ini tidak ada yang ideal, demikian pula halnya dengan sistem komunikasi digital. Kerugian sistem digital dibandingkan dengan sistem analog adalah, bahwa sistem digital memerlukan bandwidth yang besar. Sebagai contoh, sebuah kanal suara tunggal dapat ditransmisikan menggunakan single -sideband AM dengan bandwidth yang kurang dari 5 kHz. Dengan menggunakan sistem digital, untuk mentransmisikan sinyal yang sama, diperlukan bandwidth hingga empat kali dari sistem analog. Kerugian yang lain adalah selalu harus tersedia sinkronisasi. Ini penting bagi sistem untuk mengetahui kapan setiap simbol yang terkirim mulai dan kapan berakhir, dan perlu meyakinkan apakah setiap simbol sudah terkirim dengan benar.
Secara gampangannya, digital itu adalah 0 dan 1, atau logika biner, atau diskrit, sedang analog adalah continous. Digital bisa dilihat sebagai analog yang dicuplik/di sampling, kalau samplingnya semakin sering atau deltanya makin kecil, katakan mendekati nol, maka sinyal digital bisa terlihat menjadi analog kembali. Menghitung sinyal digital lebih gampang karena diskrit, sedang analog anda harus menggunakan diferensial integral.
cara bodone (paling bodo) nek analog bentuk gelombange sinus (ujungnya tumpul gitulah), digital itu bentuk gelombangnya Kotak.
Kalau alat2 yg digital, itu yang dibuat dan bekerja didasarkan pada prinsip digital, ini lebih gampang dari analog, tapi sekarang ini analog menjadi trend lagi, karena digital dengan clock yg makin kecil Gega Herzt atau lebih, perilakunya sudah menjadi seperti rangkaian analog, jadi diperlukan ahli-ahli rangkaian analog. kalau untuk telekomunikasi, mau tidak mau masih melibatkan analog, karena harus menggunakan sinyal pembawa (carrier), komunikasi digitalpun hanya datanya yg didigitalkan (data digital (0-1) dimodulasi dengan carrier sinyal analog) di akhirnya harus diubah lagi jadi analog. Kalau contoh komponen yg bekerja dengan prinsip analog : Transistor, Tabung TV, IC-IC TTL, IC Catu daya. Digital : IC logika, microcontroller, FPGA. Rangkaian analog adalah kebutuhan dasar yang tak tergantikan di banyak sistem yang kompleks, dan menuntut kinerja yang tinggi.
Coba kita lihat sedikit aplikasi dimana analog sulit atau bahkan mustahil untuk digantikan.
1. Pemrosesan Sinyal dari Alam
secara alamiah, sinyal yang dihasilkan alam itu adalah berbentuk analog. misalnya sinyal suara dari mikrofon, seismograph dsb walaupun kemudian bisa diproses dalam domain digital, sehingga banyak alat yang mempunyai bagian ADC dan DAC. nah pembuatan ADC dan DAC dengan presisi dan kecepatan tinggi, konsumsi daya rendah itu sangat sulit, ini memerlukan orang-orang analog.
2. Komunikasi Digital
Untuk mengirim sinyal melalui kabel yang panjang biasanya juga harus diubah dulu menjadi sinyal analog, memerlukan juga perancangan ADC dan DAC.
3. Disk Drive Electronics
Data storage –> binari (Digital) dibaca oleh “magnetic head” –> ANALOG (small, few milli Volt, high noise) disini sinyal perlu di “amplified, filtered, and digitized”
4. Penerima nir-kabel (wireless)
Sinyal yang diambil/diterima oleh antenna penerima RF adalah ANALOG (few milli volt, high noise)
5. Penerima Optis
mengirim data kecepatan tinggi melalui jalur fiber optic yang panjang data harus diubah menjadi bentuk cahaya (light) = ANALOG perlu perancangan rangkaian kecepatan tinggi, dan pita lebar (broad band) oleh orang analog. (saat ini kecepatan receiver 10-40Gb/s)
6. Sensor
Video Camera –> citra/image diubah menjadi arus mengunakan larik fotodioda
sistem ultrasonik –> menggunakan sensor akustik untuk menghasilkan tegangan yang proporsional dengan amplitudo
accelerometer –> mengaktifkan kantong udara ketika kendaraan menabrak sesuatu, maka perubahan kecepatan diukur sebagai akselerasi
itu adalah kerjaan Analog
7. Mikroprosesor & Memory
walaupun sesungguhnya DIGITAL, tapi pada kecepatan tinggi (high speed digital design), perilakunya mirip analog –> dilihat sebagai sinyal analog –> perlu pengertian tentang sistem Analog
kenapa analog lebih sulit dari digital?
1. digital hanya mempertimbangkan speed, power dissipation analog harus memepertimbangkan speed, power dissipation, gain, precission, supply voltage dsb
2. Analog lebih sensitif terhadap derau/noise, crosstalk dan interferensi (kecepatan & presisi).
3. jarang yang bisa diotomatisasi dalam perancangan seperti digital yang bisa di Lay out dan sintesis secara otomatis.
4. Modelling & Simulation untuk analog memerlukan pengalaman karena banyak efek dan perilaku yang “aneh”
5. Teknologi sekarang banyak digunakan dan dirancang untuk memproduksi produk digital, karena itu sulit kalau mau memproduksi yang analog.
Dalam konteks komputer (mesin komputer) maka analog dan digital dalam penerapannya yaitu:
- Analog Computer
Digunakan untuk data yang sifatnya kontinyu dan bukan data yang berbentuk angka, tetapi dalam bentuk fisik,seperti misalnya arus listrik,temperatur,kecepatan,tekanan,dll
- Digital Computer
Digunakan untuk data berbentuk angka atau huruf
Keunggulan :
– Memproses data lebih tepat dibandingkan dengan komputer analog
– Dapat menyimpan data selama masih dibutuhkan oleh proses
– Dapat melakukan operasi logika
– Data yang telah dimasukkan dapat dikoreksi atau dihapus
– Output dari komputer digital dapat berupa angka, huruf,grafik maupun gambar
- Hybrid Computer
Kombinasi komputer analog dan digital.
ISTILAH digital yang selalu kamu dengar sehari-hari itu berarti apa sih? Mulai dari jam digital, apa bedanya dengan jam analog ? Apakah pesawat telpon kamu yang sudah memiliki tombol-tomol angka berarti sudah digital? (bandingkan dengan pesawat telp yang menggunakan ”piringan dial” apakah itu diesbut Analog? Lantas bagaimana dengan album musik kamu yang masih berupa pita kaset atau keping disk? Apakah termasuk kategori analog atau digital juga ? Atau bagaimana juga dengan kamera film (selulosa) dan juga kamera ”digital” kamu?
Analog berarti kuno dan digital berarti moderen, analog murah, digital mahal, atau analog berarti tidak seperti digital yang identik dengan angka-angka. Begitulah anggapan ”awam” tentang analog dan digital. Coba saja kamu lihat istilah jam analog dan jam digital, perbedaannya adalah yang menggunakan ”jarum” adalah analog, dan yang berupa ”display” angka-angka adalah digital.
Analog dan digital sebenarnya lebih kepada istilah dalam penyimpanan dan penyebaran data. Data Analog disebarluaskan melalui gelombang elekromagnetik (gelombang radio) secara terus menerus, yang banyak dipengaruhi oleh faktor ”pengganggu”, sementara data digital adalah merubah data menjadi sederhana yaitu ”hanya” terdiri dari ”0” dan ”1”, yang akan lebih mudah untuk di sebarkan secara mudah tanpa terjadi ”gangguan”.
Pemahaman yang mudah tentang analog dan digital adalah pada pita kaset lagu dan file MP3 kamu. Jika kamu meng-copy (menyalin) atau merekam pita kaset, tentu hasilnya banyak ditentukan oleh alat perekamnya, kebersihan ”head” rekam nya, dan sebagainya, semakin banyak kamu merekam ke tempat lain, kualitas suaranya akan berubah. Tapi dengan meng-copy file MP3, kamu akan mendapat salinannya sama persis dengan aslinya, berapapun banyaknya kamu menggandakannya.Kini ada juga yang menyalin lagu-lagu dari pita kaset menjadi file, atau disebut juga “men-digital-isasi”
Namun dalam bidang audio ini, sistem analog masih memiliki beberapa ”keunggulan” dibanding sistem digital, yang menyebabkan masih ada beberapa penggemar fanatik yang lebih menyukai rekaman analog.
Perbedaan kamera analog (manual) dan kamera digital hanya terletak pada media penyimpanannya, kalau kamera sebelumnya ”menyimpan” data gambar dalam bentuk filem yang harus kamu proses dulu untuk bisa mendapatkan ”foto” nya, sementara kamrea digital menyimpan data gambarnya dalam bentuk data ”digital” yang bisa langsung kamu nikmati sesaat setelah ”dijepret”
Dalam bidang telekomunikasi, perbedaan telepon analog dan digital, bukan berdasarkan jenis pesawat teleponnya, namun kepada ”sistem” di sentral teleponnya, walaupun untuk mendukung sistem sentra yang digital, diperlukan pesawat telepon khusus. Begitu juga dengan siaran televisi analog dan digital. Siaran Analog kadang terganggu oleh cuaca, letak bangunan, dan penyebab lainnya, sementara siaran digital memiliki kualitas suara dan gambar yang lebih bagus, karena ”data”-nya tidak mengalami ”gangguan” saat dikirim ke TV penerima.
Kesimpulan : system digital merupakan perkembangan dari teknologi digital. Sistem analog, terdapat amplifier di sepanjang jalur transmisi. sedangakan Sistem digital merupakan bentuk sampling dari sytem analog. digital pada dasarnya di code-kan dalam bentuk biner (atau Hexa). Analog dan digital sebenarnya lebih kepada istilah dalam penyimpanan dan penyebaran data. Data Analog disebarluaskan melalui gelombang elekromagnetik (gelombang radio) secara terus menerus, yang banyak dipengaruhi oleh faktor ”pengganggu”, sementara data digital adalah merubah data menjadi sederhana yaitu ”hanya” terdiri dari ”0” dan ”1”, yang akan lebih mudah untuk di sebarkan secara mudah tanpa terjadi ”gangguan”.

CARA MEMPERBAIKI KOMPUTER


CARA MEMPERBAIKI KOMPUTER

                                     Cara Memperbaiki Komputer Rusak 
- Sesi kali ini kami akan membahas mengenai Cara Memperbaiki Komputer Rusak, kita sebagai orang pintar jangan terus menerus pergi ke tukang service komputer, kita harus bisa mandiri! kita harus bisa memperbaiki komputer kita sendiri.
Sebenarnya tidak begitu sulit untuk bisa memperbaiki komputer sendiri, jika kita mempunyai keinginan yang kuat saya yakin pasti anda bisa.
Apa saja yang dibutuhkan untuk memperbaiki komputer sendiri? Untuk memperbaiki komputer yang diperlukan adalah kesabaran, ketelitian, keyakinan kalo pasti bisa, dan yang perlu di persiapkan antara lain:
Software ini merupakan alat yang sangat penting dan juga mendasar untuk profesi ini. Kebanyakan kerusakan komputer yang terjadi, disebabkan oleh viris, mallware, dan juga yang lainnya, sehingga dapat merusak sistem operasi atau software yang ada di dalam komputer. Untuk memperbaikinya Anda memerlukan software untuk mendiagnosa dan memperbaiki komputer Anda, sebagai contoh CD antivirus, CD Installer Windows, Ultimate Boot CD, DVD Driverpack Solution, Rescue CD, dan masih banyak lagi yang lainya.
Kotak yang berisi peralatan seperti tang, obeng, pinset, dan sebagainya ini juga sangat di perlukan untuk membantu Anda dalam memperbaiki komputer. Sementara itu perlengkapan komputer yang Anda perlukan untuk membantu Anda dalam menservis komputer  adalah Sound Card, LAN Card, VGA CARD, hardisk external, kabel SATA, Portable CD/DVD ROM, dan lain lain.
Jangan menganggap remeh hal sekecil seperti pembersih debu, Memang alat pembersih debu ini sekilas memiliki fungsi kurang menonjol, akan tetapi komputer Anda sangat memerlukan alat ini untuk membersihkan debu yang menempel pada komponen. Debu debu yang menempel pada setiap komponen atau hardware Anda dapat menjadikan performa komputer Anda kurang baik.
Dan yang selanjutnya adalah Ebook panduan service komputer bisa juga disebut buku petunjuk.
Buku ini sangat di perlukan jika anda ingin memperbaiki komputer sendiri, buku ini ditulis oleh dosen perguruan tinggi di kota surabaya, banyak yang sudah menggunakan Ebook ini, buku ini memang sangat terkenal dengan panduanya yang lengkap. Selain itu Ebook ini juga menyediakan tutorial membuat Jaringan Komputer.
Panduan Merakit, Merawat dan Memperbaiki Komputer berisi tentang bagaimana langkah-langkah merakit, memelihara dan memperbaiki komputer yang rusak baik hardware ataupun software. Lengkap dengan gambar screenshoot. Total 423 halaman, dengan format Pdf.
Dan apa saja isi buku tersebut, berikut isi dari buku Panduan Service Komputer:
CHAPTER 1 PENGENALAN KOMPUTER
CHAPTER 2 PENGENALAN HARDWARE KOMPUTER
  1. Komponen Dasar
  2. Komponen Penunjang.
CHAPTER 3 INSTALASI HARDWARE KOMPUTER
  1. Persiapan Perangkat Komputer
  2. Perangkat kerja
  3. Persiapan Tambahan
  4. Merakit Hardware PC 
  5. Mengecek Hasil Rakitan 
CHAPTER 4 INSTALASI BASIC INPUT OUTPUT SYSTEM (BIOS)
CHAPTER 5 INSTALASI SISTEM OPERASI WINDOWS XP
CHAPTER 6 INSTALASI DRIVER DAN PROGRAM APLIKASI
CHAPTER 7 KONFIGURASI WINDOWS XP
  1. Konfigurasi Eksternal Windows Xp
  2. Konfigurasi Internal Windows Xp
CHAPTER 8 PERAWATAN KOMPUTER
  1. Perawatan Hardware
  2. Perawatan Software
CHAPTER 9 KEAMANAN KOMPUTER
  1. Keamanan Perangkat Keras
  2. Keamanan Perangkat Lunak
CHAPTER 10 OPTIMASI KOMPUTER
  1. Setting BiosSetting Dari Dalam Windows
  2. Recovery Console Windows
CHAPTER 11 TIPS DAN TRIK WINDOWS
CHAPTER 12 TROUBLESHOOTING HARDWARE, PEMBAHASAN DAN SOLUSI
  1. Persiapan Menjadi Teknisi Perbaikan Komputer
  2. Troubleshooting Kerusakan Pada Main Unit, Pembahasan dan Solusi
  3. Troubleshooting Kerusakan Power Suply, Pembahasan dan Solusi
  4. Troubleshooting Hard Disk Drive, Pembahasan dan Solusi
  5. Troubleshooting Monitor, Pembahasan dan Solusi
  6. Troubleshooting Display adapter, Pembahasan dan Solusi 
  7. Troubleshooting Kerusakan Hardware Dengan Mendengar Kode Beep
  8. Troubleshooting Kerusakan Keyboard dan Mouse
  9.  Ringkasan Tabel Penelusuran Kerusakan Hardware
CHAPTER # 13 TROUBLESHOOTING SISTEM OPERASI, PEMBAHASAN DAN SOLUSI
       Troubleshooting  30 Kasus Sistem Operasi Windows
CHAPTER #14 TIPS DAN TRIK PADA WINDOWS XP
  1. Tentang BIOS Motherboard
  2. Apa Yang Anda Butuhkan Untuk Upgrade BIOS?
  3. Install Ulang Windows XP
  4. Recovery Console Dengan Install Repair Windows
  5. Cara Mencari File Hilang Pasca Sistem Restore
  6. Tindakan Awal Pada  Laptop Yang Mati Total
  7. Melakukan Recovery Console Dari Command Prompt
  8. Melakukan System Restore Melalui Safe Mode Command Prompt
  9. Mengatasi gagal install ulang windows
  10. Perbaikan Komputer Yang Mati Hanya Beberapa Menit Setelah Start
  11. System Restore
  12. Mengakses Safe Mode
  13. Cara Mudah Membuat Windows XP USB Flashdisk
  14. Cara Install Windows XP Pada Harddisk SATA Dengan Bantuan Nlite 
CHAPTER  15 HACKER, CRACKER, VIRUS, TROJAN, WORM, SPYWARE
  1. Perbedaan Terminologi Hacker Dan Cracker
  2. Penjelasan Mengenai  Hacker
  3. Penjelasan Mengenai  Cracker
  4. Penjelasan Mengenai  Pengertian Virus
  5. Penjelasan Mengenai  Ciri-ciri Virus
  6. Siklus Hidup Virus
  7. Jenis – Jenis Virus
  8. Cara Penyebaran Virus
  9. Gejala Umum Serangan Virus
  10. Tanda-Tanda Serangan Virus Pada Flashdisk.
  11. Mendeteksi Keberadaan Virus Komputer.
  12. Urutan Tindakan Pasca Serangan Virus.
  13. Penjelasan Mengenai  Trojan dan Cara Kerjanya
  14. Penjelasan Mengenai  WORM
  15. Penjelasan Mengenai  SPYWARE
  16. Mendeteksi Spyware
  17. Menghapus Spyware
Bagaimana menurut anda? isi bukunya sangat lengkap bukan, jika anda mempelajari buku itu dengan sungguh-sungguh saya yakin anda akan bisa menjadi teknisi komputer handal.
Jika anda berniat untuk memilik buku itu, silahkan Download.
Anda wajib memiliki buku itu, apabila anda ingin benar-benar berniat untuk memperbaiki komputer sendiri.
Berikut beberapa daftar judul E-book Panduan komputer. 

Perbedaan RAM dan ROM


 Perbedaan RAM dan ROM

RAM dan ROM merupakan perangkat memori yang ada di dalam PC, Laptop, dan gadget-gadget lainnya. Tidak sedikit yang dibingungkan perbedaan dari RAM dan ROM tersebut. Maka dari itu, kita perlu memahami definisi serta peran dan kegunaan yang dipunyai masing-masing agar kita akhirnya bisa membedakan RAM dan ROM. RAM dan ROM sebenarnya berbeda. Dari definisi saja sudah terlihat perbedaan RAM dan ROM tersebut. Definisi dari RAM (Random Access Memory) adalah bentuk penyimpangan data yang bisa di akses secara acak (random) setiap saat dan didalam urutan dan lokasi apapun.
RAM umumnya dalam besaran Megabyte dan Gigabyte dengan kecepatan yang diukur dalam nanodetik dan chip dari RAM dapat membaca data lebih cepat dibandingkan ROM. Untuk definisi ROM (Read Only Memory) yaitu memori yang mempunyai jenis yang hanya bisa dibaca, tidak bisa diisi atau ditulisi data. Jika akan melakukan pengisian data, memerlukan proses khusus untuk mengisinya. Jadi, dilihat dari definisinya, perbedaan RAM dan ROM yaitu jika ROM tidak bisa diisi dan ditulisi data sewaktu-waktu, mengisi data memerlukan proses khusus. Dan biasanya ROM ini diisi oleh pabrik yang membuatnya. Berbeda dengan RAM yang bisa diisi dan ditulisi data kapan saja. Lalu kemudian perbedaan lainnya adalah isi ROM (informasi, data, progam) tidak mudah hilang dan bersifat permanen, tidak mudah hilang disaat komputer dimatikan atau mendadak mati. Sedangkan isi RAM akan mudah hilang apalagi disaat komputer mendadak mati atau dimatikan.
Penyebab mengapa data isi RAM dan ROM rentan hilang, ini dikarenakan isi ROM tidak membutuhkan daya pada saat penyimpanan data, informasi ataupun progam. Sedangkan RAM membutuhkan daya, itulah mengapa isi RAM bisa hilang saat komputer dimatikan. ROM juga merupakan ruang yang digunakan untuk menyimpan file yang sudah jadi seperi gambar, musik. Dan RAM adalah ruang yang digunakan untuk menjalankan aktifitas progam yang dibuka pada komputer tersebut.

RAM dan ROM juga memiliki perbedaan jenis. Jenis dari ROM meliputi PROM (Programmable Read-Only Memory) yang diproduksi sebagai memori kosong. Contohnya adalah CD-ROM, EPROM, dan EEPROM. Pada PROM, pengisian datanya ditulis secara elektris, sedangkan EPROM dapat mempertahanan informasi serta data dalam waktu yang cukup lama. Lalu EEPROM pengisiannya dapat dilakukan kapan saja tanpa harus menghapus isi sebelumnya dari EEPROM tersebut. Dan untuk jenis RAM, ada DRAM dan SRAM. Untuk DRAM, ini menjadi jenis yang umum dikarenakan biasanyanya disatupaketkan dengan sistem hardware standart. 
Untuk segi kecepatan, SRAM lebih cepat dibandingkan DRAM. Karena DRAM memerlukan refresh ribuan kali sedangkan SRAM tidak memerlukan itu. DRAM mendukung waktu akses sekitar 60 nanodetik, SRAM hanya membutuhkan 10 nanodetik. Itulah perbedaan RAM dan ROM mulai dari memahami definisi hingga mengetahui perbedaan mendasar dan juga perbedaan jenis-jenis dari RAM dan ROM.

Perbedaan LCD dan LED

Perbedaan LCD dan LED


LCD vs LED. TV LCD adalah televisi layar datar yang memanfaatkan teknologi Liquid Crystal Display. Jenis ini memiliki dua lapisan kaca yang terpolarisasi dan saling menempel. Cairan kristal terletak di salah satu lapisan. Kristal-kristal cair berfungsi melewatkan atau memblokir cahaya, agar menghasilkan gambar pada layar saat arus listrik melewatinya.Namun, kristal tersebut tidak menghasilkan cahaya sendiri. Cahaya berasal dari serangkaian lampu neon di belakang layar. Dengan bantuan lampu neon (sebagai back light), gambar yang dibuat oleh kristal menjadi terlihat.

Monitor LCD menghasilkan kualitas gambar yang tinggi. TV LCD dapat dibuat sangat tipis, yang membuatnya hemat ruangan, dan pengguna dapat leluasa menempatkannya dimana saja bahkan dengan cara menmpelkan di tembok. Hal ini membuat LCD menarik bagi pembeli.

LED sebenarnya sangat mirip LCD bahkan cara kerjanya juga tidak jauh berbeda. LED juga memiliki layar datar tipis yang memanfaatkan teknologi Liquid Crystal Display. Satu-satunya perbedaan adalah sumber cahaya, yang berada di belakang layar. TV LCD menggunakan lampu neon, dan TV LED menggunakan LED (Light Emitting Dioda).

Ada dua jenis pencahayaan LED. Yang pertama disebut sebagai pencahayaan Edge, dan yang lainnya disebut pencahayaan Full-Array. Dengan pencahayaan Edge, rangkaian dioda diatur sepanjang tepi luar layar. Ketika ada arus listrik, cahaya didistribusikan di layar. Sedangkan untuk pencahayaan Full-Array, ada beberapa baris dari dioda di belakang seluruh permukaan layar. Dioda sumber cahaya ini memberikan lebih banyak kontrol atas kecerahan dan peredupan, karena dioda dapat dihidupkan dan dimatikan secara independen.

Dengan kata lain LED adalah LCD dengan sistem backlight baru yang lebih maju. LED dikembangkan, karena memberi keseimbangan lebih dalam saturasi warna, dan menggunakan daya lebih sedikit dibanding lampu neon yang digunakan pada layar LCD. Namun LED TV saat ini lebih mahal dari LCD TV.

Ringkasan:
1. Penciptaan gambar dan warna pada LED masih menggunakan teknologi yang sama denga LCD.
2. TV LED hanya dianggap sebagai TV LCD versi baru, karena sistem backlight baru yang digunakan.
3. TV LED menggunakan Light Emitting Dioda, sedangkan standar LCD TV menggunakan lampu neon sebagai lampu latar (backlight).
4. Layar LED mengkonsumsi daya 50-70% lebih rendah daripada LCD
5. Backlight LED jauh lebih awet daripada LCD
6. Ukuran layar LED bisa lebih tipis
7. Keseimbangan dan saturasi warna layar LED lebih baik
8. Harga monitor atau televisi LED masih lebih mahal daripada LCD
  

20 KOMPNEN KOMPUTER


 20 KOMPNEN KOMPUTER


Cashing

Cashing komputer adalah sebuah komponen komputer yang berfungsi sebagai tempat kita meletakkan atau menempelkan motherboard, power supply, optical disc drive, hard disk, dan lain sebagainya. Casing komputer ini dibedakan berdasarkan ukurannya yang sering disebut juga sebagai form factor (seperti ATX dan Micro ATX) dimana form factor ini mengacu kepada form factor motherboard yang didukungnya


Power Supply



Ibarat sebuah mobil yang tidak bisa berjalan jika tidak memiliki bahan bakar, maka sebuah komputer pun tidak akan bisa nyala atau berfungsi jika tidak memiliki power supply atau PSU (Power Supply Unit) ini. Power supply adalah sebuah komponen komputer yang berfungsi untuk mensuplai arus listrik ke komponen-komponen komputer lainnya seperti motherboard, hard disk, optical disk drive, dan lain sebagainya.

Motherboard / Mainboard










Motherboard adalah komponen komputer tempat kita menancapkan atau memasangkan komponen-komponen komputer lainnya seperti processor, video card, sound card, hard disk, dan lain sebagainya. Motherboard berfungsi untuk menghubungkan setiap komponen-komponen komputer tersebut agar bisa saling berkomunikasi satu sama lain. Setiap motherboard memiliki spesifikasi-nya masing-masing, spesifikasi seperti processor apa yang didukungnya dan berapa kapasitas maksimal RAM yang didukung oleh motherboard tersebut.



Processor











Jika sebuah komputer diibaratkan sebagai seorang manusia, maka processor adalah otak manusia tersebut. Processor atau CPU (Central Processing Unit) adalah sebuah komponen komputer yang bertugas untuk mengeksekusi instruksi atau melakukan perhitungan-perhitungan. Sebelum membeli sebuah processor kalian harus mencari tahu terlebih dahulu socket processor apa yang dimiliki oleh motherboard kalian, apakah socket AM2, socket LGA, atau lain sebagainya.

RAM














RAM adalah singkatan dari Random Access Memory, yaitu sebuah komponen komputer yang berfungsi untuk menyimpan data sementara dari suatu program yang sedang kita jalankan dan data-data tersebut bisa diakses secara acak atau random. Sebelum membeli sebuah RAM kalian harus mencari tahu terlebih dahulu slot RAM apa yang dimiliki oleh motherboard kalian, apakah SDRAM, DDR, DDR2, DDR3 atau lain sebagainya.

Video Card














Video card ini adalah komponen komputer yang berfungsi untuk menghasilkan output gambar untuk ditampilkan di monitor. Sebelum membeli sebuah video card, kalian harus mencari tahu terlebih dahulu slot video card apa yang dimiliki oleh motherboard kalian, apakah slot PCI, AGP, PCI-X, PCI Express, atau lain sebagainya.

Hardisk 













Hard disk adalah komponen komputer tempat kita menyimpan data. Semakin besar kapasitas hard disk yang kita miliki di komputer kita maka semakin banyak juga data yang bisa kita simpan di komputer kita tersebut. Sebelum membeli hard disk kalian harus mencari tahu terlebih dahulu interface hard disk apa yang dimiliki oleh motherboard kalian, apakah IDE, SCSI, SATA, atau lain sebagainya.

Optical Disc Drive














Walaupun tanpa sebuah optical disc drive komputer kita bisa nyala atau berfungsi, tetapi rasanya tanpa komponen komputer yang satu ini komputer kita seperti terisolasi dari dunia luar, terisolasi dari dunia luar maksudnya kita akan kesulitan jika suatu saat ingin meng-copy data, meng-install program, menonton film VCD atau DVD, yang semuanya tersimpan di dalam sebuah keping CD atau DVD. Optical Disc Drive ini bisa berupa CD-ROM, DVD-ROM, DVD-RW, Blue-Ray, atau lain sebagainya. Sebelum membeli sebuah optical disk drive kalian harus mencari tahu dulu interface apa yang dimiliki oleh motherboard kalian, apakah IDE, SATA, atau lain sebagainya.

Monitor














Monitor adalah komponen komputer yang berfungsi untuk menampilkan gambar yang di-output dari video card. Monitor komputer yang banyak tersedia di pasaran saat ini adalah monitor CRT (monitor tabung) dan monitor LCD, namun saat ini kebanyakan orang-orang lebih memilih menggunakan monitor LCD (terutama di kantor-kantor) karena monitor LCD ini selain tampilannya lebih modern, juga memiliki kelebihan lainnya yaitu hemat space dan hemat listrik.

Keyboard













Keyboard adalah sebuah komponen komputer inputan yang berfungsi sebagai alat untuk mengetikkan sesuatu. Selain keyboard standard, keyboard komputer saat ini memiliki model bermacam-macam, seperti keyboard mini, keyboard fleksibel yang bisa dilipat, keyboard wireless yang menggunakan bluetooth, dan lain sebagainya.

Mouse













Mouse adalah komponen komputer inputan yang berfungsi untuk menggerakan cursor di layar monitor kita dan untuk meng-klik sesuatu seperti tombol-tombol di sebuah program aplikasi. Mouse juga bermacam-macam modelnya, ada mouse standard, mouse untuk keperluan gaming, mouse wireless yang menggunakan bluetooth, dan lain sebagainya.
  
Printer
 Fungsi : memberikan informasi dalam bentuk suara.

Touch Pad
Fungsi : sebagai pengganti mouse pada laptop dan notebook. Terdapat model input device yang sejenis, yaitu pointing stick dan trackball.


 Joystick
Fungsi : untuk mengatur gerak suatu objek dalam computer. Biasa digunakan pada permainan (games) computer.

  Scanner
Fungsi : untuk mengkopi atau menyalin gambar/teks yang kemudian disimpan ke dalam memori computer. 

 Microphone
Fungsi : untuk merekam suara yang akan disimpan dalam memori computer atau untuk berbicara pada orang yang kita inginkan pada saat chatting.

 Cache memori
Cache memori adalah memori yang dapat meningkatkan kecepatan computer dan dikatakan sebagai memori perantara.

ROM (Read Only Memory)
Memori dalam CPU berfungsi membantu proses kerja komputer. ROM merupakan salah satu memori, mempunyai sifat hanya dapat dibaca dan tidak bisa diubah dan mempunyai sifat yang permanen atau tetap (non volatile).

  Printer
Fungsi : menghasilkan informasi berupa tulisan atau gambar yang tercetak dalam kertas.
 Plotter
Fungsi : untuk mencetak gambar ukuran yang cukup besar, seperti gambar mesin dan konstruksi bangunan.

20 virus pc dan komputer


20 virus pc dan komputer

20 Virus Pc dan Komputer

Sejak virus komputer pertama diidentifikasi 40 tahun lalu, proliferasi dari jenisnya telah terlihat signifikan. Dari besarnya volume, ukuran ancaman, bencana serta kerugian yang diakibatkan, tak diragukan lagi hal ini telah membuat permasalahan besar di era internet.
Namun dari sekian banyak deretan program jahat yang mengancam ada yang bisa dibilang sebagai yang paling berpengaruh lantaran menyisakan ‘kesan’ tersendiri bagi pengguna.
Berikut Top 20 virus sepanjang sejarah hasil dari studi perusahaan keamanan Trend Micro yang dikutip detikINET, Jumat (1/7/2011):
  1. Creeper (1971), virus program pertama yang berjalan di komputer Dec 10 di bawah sistem operasi Tops Ten.
  2. Elk Cloner (1985), virus komputer personal pertama di Apple IIe yang diciptakan oleh anak kelas 9.
  3. The Internet Worm (1985), ditulis oleh seseorang di Universitas Cornell yang dibawa internet
  4. Pakistani Brain (1988), ini adalah virus pertama yang menginfeksi PC IBM. Ditulis oleh dua bersaudara dari Pakistan dan diliput luas oleh media.
  5. Jerusalem Family (1990), sekitar lima puluh strain berbeda dari virus ini diyakini berasal dari Universitas Yerusalem.
  6. Stoned (1989), adalah virus yang dikenal luas dalam dekade pertama virus. Stoned adalah boot sector/infector .mbr yang akan menghitung jumlah reboot dari infeksi aslinya dan menampilkan frase ‘your computer is now stoned’.
  7. Dark Anger Mutation Engine (1990), sebenarnya ditulis pada tahun 1988, tapi pertama kali digunakan pada awal tahun sembilan puluhan di virus seperti Pogue danCoffeeshop.
  8. Micheangelo (1992), sebuah varian dari Stoned, dengan muatan destruktif.
  9. World Concept (1995), virus macro di Microsoft Word pertama. Word Concept akan mengeluarkan frase, ‘That’s enough to prove my point’ dan hadir dalam era kedua virus komputer.
  10. Cih/Chernobyl (1998), adalah virus yang paling merusak yang pernah terjadi. Terjadi pada tanggal 26 setiap bulan (tergantung pada versi yang terlibat), menghapus hard drive, dan melenyapkan flash ROM BIOS dari komputer pengguna.
  11. Mellisa (1999), virus besar pertama yang menyebar melalui email, pada awal era virus internet.
  12. Lovebug (2001), worm email paling populer yang pernah ada.
  13. Code Red (2001), nama untuk minuman yang tinggi kafein, virus ini menyebar tidak melalui jaringan email atau halaman web.
  14. Nimda (2000), dijuluki virus ‘Swiss Army Knife’, digunakan sebagai buffer overflows, email, jaringan berbagi, dan sepuluh metode lain untuk masuk ke jaringan
  15. Bagel Netsky (2004) virus ini dirancang untuk menunjukkan kompetisi palsu, atau perang satu sama lain.
  16. Botnet (2004), komputer yang terinfeksi yang dapat mengulang dalam jaringan untuk menjalankan spam, menginfeksi orang baru, dan mencuri data.
  17. Zotob (2005), worm ini hanya mempengaruhi sistem unpatched Windows 2000, namun berhasil mengambil beberapa situs media utama, termasuk CNN dan New York Times.
  18. Rootkit (2005), mereka telah menjadi salah satu alat siluman yang paling populer dalam kode malicious. Hal ini digunakan untuk membuat malware lainnya tak terlihat dalam sistem operasi.
  19. Storm Worm (2007), virus pergi melalui ribuan iterasi akhirnya menciptakan botnet terbesar di dunia. Pada satu waktu yang diyakini bahwa lebih dari lima belas juta mesin yang terinfeksi pada saat yang sama, dan di bawah kendali dunia kriminal.
  20. Italian Job (2007), lebih dari sekadar malware. Italian Job adalah serangan terkoordinasi menggunakan kemasan tool kit yang dikenal sebagai MPack.

BIOS


BIOS

BIOS BIOS, singkatan dari Basic Input Output System, dalam sistem komputer IBM PC atau kompatibelnya (komputer yang berbasis keluarga prosesor Intel x86) merujuk kepada kumpulan rutin perangkat lunak yang mampu melakukan hal-hal berikut: Inisialisasi (penyalaan) serta pengujian terhadap perangkat keras (dalam proses yang disebut dengan Power On Self Test, POST) Memuat dan menjalankan sistem operasi Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, kinerja, serta kestabilan komputer) Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services. BIOS menyediakan antarmuka komunikasi tingkat rendah, dan dapat mengendalikan banyak jenis perangkat keras (seperti keyboard). Karena kedekatannya dengan perangkat keras, BIOS umumnya dibuat dengan menggunakan bahasa rakitan (assembly) yang digunakan oleh mesin yang bersangkutan. Istilah BIOS pertama kali muncul dalam sistem operasi CP/M, yang merupakan bagian dari CP/M yang dimuat pada saat proses booting dimulai yang berhadapan secara langsung dengan perangkat keras (beberapa mesin yang menjalankan CP/M memiliki boot loader sederhana dalam ROM). Kebanyakan versi DOS memiliki sebuah berkas yang disebut "IBMBIO.COM" (IBM PC-DOS) atau "IO.SYS" (MS-DOS) yang berfungsi sama seperti halnya CP/M disk BIOS. Kata BIOS juga dapat diartikan sebagai "kehidupan" dalam tulisan Yunani (Βίος). Komponen BIOS Dalam BIOS, terdapat beberapa komponen dasar, yakni sebagai berikut: Contoh dari CMOS Setup (Phoenix BIOS) Program BIOS Setup yang memungkinkan pengguna untuk mengubah konfigurasi komputer (tipe harddisk, disk drive, manajemen daya listrik, kinerja komputer, dll) sesuai keinginan. BIOS menyembunyikan detail-detail cara pengaksesan perangkat keras yang cukup rumit apabila dilakukan secara langsung. Driver untuk perangkat-perangkat keras dasar, seperti video adapter, perangkat input, prosesor, dan beberapa perangkat lainnya untuk sistem operasi dasar 16-bit (dalam hal ini adalah keluarga DOS). Program bootstraper utama yang memungkinkan komputer dapat melakukan proses booting ke dalam sistem operasi yang terpasang. ROM dan NVRAM BIOS juga sering disebut sebagai ROM BIOS karena pada awalnya BIOS disimpan dalam chip memori hanya baca (ROM) dalam motherboard. Mengapa disimpan di dalam ROM, adalah agar BIOS dapat dieksekusi pada waktu komputer dinyalakan, tanpa harus menunggu untuk menyalakan perangkat media penyipanan terlebih dahulu (yang memakan waktu lama). BIOS dalam komputer PC modern disimpan dalam chip ROM yang dapat ditulisi ulang secara elektrik atau Flash ROM. Oleh sebab itu, sekarang sebutan Flash BIOS lebih populer dibandingkan dengan ROM BIOS. Berikut ini adalah beberapa chip ROM yang digunakan sebagai tempat penyimpanan BIOS. Tipe ROM Cara penulisan Dapat dihapus Jenis BIOS Mask ROM Photolithography Tidak ROM BIOS Programmable ROM (PROM) PROM Writer Tidak ROM BIOS Erasable PROM EPROM/PROM Writer Ya, dengan menggunakan EPROM Rewriter atau menyinarinya dengan sinar ultraviolet tepat pada lubang kuarsa bening. ROM BIOS Electricly EPROM EEPROM/EPROM/PROM Writer Ya, dengan menggunakan EEPROM Rewriter, atau secara langsung secara elektrik dari papan sirkuit dengan menggunakan perangkat lunak EEPROM Programmer. ROM BIOS Flash ROM EEPROM Writer atau software yang dapat menulisi Flash ROM Ya, dengan menggunakan EEPROM Writer, atau langsung secara elektrik dari papan sirkuit dengan menggunakan perangkat lunak Flash BIOS Programmer. Flash BIOS Tampilan yang dikeluarkan oleh BIOS saat NVRAM mengalami kerusakan atau saat baterai litium CR-2032 habis dayanya atau dicabut dari slotnya Meskipun BIOS disimpan dalam memori hanya baca, konfigurasi BIOS tidak disimpan dalam ROM, (hal ini disebabkan oleh sifat ROM yang statis) melainkan sebuah chip terpisah yang disebut sebagai Real-time clock (RTC), yang berupa sebuah Non-Volatile Random Access Memory (NVRAM). NVRAM juga sering disebut sebagai Complimentary Metal-Oxide Random Access Memory (CMOS RAM), karena menggunakan metode pembuatan CMOS. Karena menggunakan metode pembuatan CMOS, NVRAM membutuhkan daya yang sangat kecil agar dapat bekerja. Meskipun disebut non-volatile, NVRAM sebenarnya merupakan sebuah chip yang volatile, sehingga data yang tersimpan di dalamnya dapat terhapus dengan mudah jika daya listrik yang menghidupinya terputus. Oleh karena itu, NVRAM "dihidupi" oleh sebuah baterai (mirip baterai kalkulator atau jam) dengan bahan Litium dengan seri CR-2032. Sebuah baterai Litium CR-2032 dapat menghidupi NVRAM selama tiga hingga lima tahun. Jika daya dalam baterai habis, atau daya yang disuplainya terputus (akibat dicabut dari slotnya), maka semua konfigurasi akan dikembalikan ke kondisi standar, sesuai ketika BIOS tersebut diprogram oleh pabrikan. BIOS umumnya memberikan laporan CMOS Checksum Error atau NVRAM Checksum Error. =BIOS, singkatan dari Basic Input Output System, dalam sistem komputer IBM PC atau kompatibelnya (komputer yang berbasis keluarga prosesor Intel x86) merujuk kepada kumpulan rutin perangkat lunak yang mampu melakukan hal-hal berikut: 1. Inisialisasi (penyalaan) serta pengujian terhadap perangkat keras (dalam proses yang disebut dengan Power On Self Test, POST) 2. Memuat dan menjalankan sistem operasi 3. Mengatur beberapa konfigurasi dasar dalam komputer (tanggal, waktu, konfigurasi media penyimpanan, konfigurasi proses booting, kinerja, serta kestabilan komputer) 4. Membantu sistem operasi dan aplikasi dalam proses pengaturan perangkat keras dengan menggunakan BIOS Runtime Services. BIOS menyediakan antarmuka komunikasi tingkat rendah, dan dapat mengendalikan banyak jenis perangkat keras (seperti keyboard). Karena kedekatannya dengan perangkat keras, BIOS umumnya dibuat dengan menggunakan bahasa rakitan (assembly) yang digunakan oleh mesin yang bersangkutan. Istilah BIOS pertama kali muncul dalam sistem operasi CP/M, yang merupakan bagian dari CP/M yang dimuat pada saat proses booting dimulai yang berhadapan secara langsung dengan perangkat keras (beberapa mesin yang menjalankan CP/M memiliki boot loader sederhana dalam ROM). Kebanyakan versi DOS memiliki sebuah berkas yang disebut "IBMBIO.COM" (IBM PC-DOS) atau "IO.SYS" (MS-DOS) yang berfungsi sama seperti halnya CP/M disk BIOS. Kata BIOS juga dapat diartikan sebagai "kehidupan" dalam tulisan Yunani (Βίος). Komponen BIOS Dalam BIOS, terdapat beberapa komponen dasar, yakni sebagai berikut: Contoh dari CMOS Setup (Phoenix BIOS) * Program BIOS Setup yang memungkinkan pengguna untuk mengubah konfigurasi komputer (tipe harddisk, disk drive, manajemen daya listrik, kinerja komputer, dll) sesuai keinginan. BIOS menyembunyikan detail-detail cara pengaksesan perangkat keras yang cukup rumit apabila dilakukan secara langsung. * Driver untuk perangkat-perangkat keras dasar, seperti video adapter, perangkat input, prosesor, dan beberapa perangkat lainnya untuk sistem operasi dasar 16-bit (dalam hal ini adalah keluarga DOS). * Program bootstraper utama yang memungkinkan komputer dapat melakukan proses booting ke dalam sistem operasi yang terpasang. ROM dan NVRAM BIOS juga sering disebut sebagai ROM BIOS karena pada awalnya BIOS disimpan dalam chip memori hanya baca (ROM) dalam motherboard. Mengapa disimpan di dalam ROM, adalah agar BIOS dapat dieksekusi pada waktu komputer dinyalakan, tanpa harus menunggu untuk menyalakan perangkat media penyipanan terlebih dahulu (yang memakan waktu lama). BIOS dalam komputer PC modern disimpan dalam chip ROM yang dapat ditulisi ulang secara elektrik atau Flash ROM. Karena itulah, sekarang sebutan Flash BIOS lebih populer dibandingkan dengan ROM BIOS. Berikut ini adalah beberapa chip ROM yang digunakan sebagai tempat penyimpanan BIOS. Tipe ROM Cara penulisan Dapat dihapus Jenis BIOS Mask ROM Photolithography Tidak ROM BIOS Programmable ROM (PROM) PROM Writer Tidak ROM BIOS Erasable PROM EPROM/PROM Writer Ya, dengan menggunakan EPROM Rewriter atau menyinarinya dengan sinar ultraviolet tepat pada lubang kuarsa bening. ROM BIOS Electricly EPROM EEPROM/EPROM/PROM Writer Ya, dengan menggunakan EEPROM Rewriter, atau secara langsung secara elektrik dari papan sirkuit dengan menggunakan perangkat lunak EEPROM Programmer. ROM BIOS Flash ROM EEPROM Writer atau software yang dapat menulisi Flash ROM Ya, dengan menggunakan EEPROM Writer, atau langsung secara elektrik dari papan sirkuit dengan menggunakan perangkat lunak Flash BIOS Programmer. Flash BIOS Tampilan yang dikeluarkan oleh BIOS saat NVRAM mengalami kerusakan atau saat baterai litium CR-2032 habis dayanya atau dicabut dari slotnya Meskipun BIOS disimpan dalam memori hanya baca, konfigurasi BIOS tidak disimpan dalam ROM, (hal ini disebabkan oleh sifat ROM yang statis) melainkan sebuah chip terpisah yang disebut sebagai Real-time clock (RTC), yang berupa sebuah Non-Volatile Random Access Memory (NVRAM). NVRAM juga sering disebut sebagai Complimentary Metal-Oxide Random Access Memory (CMOS RAM), karena menggunakan metode pembuatan CMOS. Karena menggunakan metode pembuatan CMOS, NVRAM membutuhkan daya yang sangat kecil agar dapat bekerja. Meskipun disebut non-volatile, NVRAM sebenarnya merupakan sebuah chip yang volatile, sehingga data yang tersimpan di dalamnya dapat terhapus dengan mudah jika daya listrik yang menghidupinya terputus. Oleh karena itu, NVRAM "dihidupi" oleh sebuah baterai (mirip baterai kalkulator atau jam) dengan bahan Litium dengan seri CR-2032. Sebuah baterai Litium CR-2032 dapat menghidupi NVRAM selama tiga hingga lima tahun. Jika daya dalam baterai habis, atau daya yang disuplainya terputus (akibat dicabut dari slotnya), maka semua konfigurasi akan dikembalikan ke kondisi standar, sesuai ketika BIOS tersebut diprogram oleh pabrikan. BIOS umumnya memberikan laporan CMOS Checksum Error atau NVRAM Checksum Error. Update BIOS BIOS kadang-kadang juga disebut sebagai firmware karena merupakan sebuah perangkat lunak yang disimpan dalam media penyimpanan yang bersifat hanya-baca. Hal ini benar adanya, karena memang sebelum tahun 1995, BIOS selalu disimpan dalam media penyimpanan yang tidak dapat diubah. Seiring dengan semakin kompleksnya sebuah sistem komputer , maka BIOS pun kemudian disimpan dalam EEPROM atau Flash memory yang dapat diubah oleh pengguna, sehingga dapat di-upgrade (untuk mendukung prosesor yang baru muncul, adanya bug yang mengganggu kinerja atau alasan lainnya). Meskipun demikian, proses update BIOS yang tidak benar (akibat dieksekusi secara tidak benar atau ada hal yang mengganggu saat proses upgrade dilaksanakan) dapat mengakibatkan motherboard mati mendadak, sehingga komputer pun tidak dapat digunakan karena perangkat yang mampu melakukan proses booting (BIOS) sudah tidak ada atau mengalami kerusakan. Oleh karena itu, untuk menghindari kerusakan (korupsi) terhadap BIOS, beberapa motherboard memiliki BIOS cadangan . Selain itu, kebanyakan BIOS juga memiliki sebuah region dalam EEPROM/Flash memory yang tidak dapat di-upgrade, yang disebut sebagai "Boot Block". Boot block selalu dieksekusi pertama kali pada saat komputer dinyalakan. Kode ini dapat melakukan verifikasi terhadap BIOS, bahwa kode BIOS keseluruhan masih berada dalam keadaan baik-baik saja (dengan menggunakan metode pengecekan kesalahan seperti checksum, CRC, hash dan lainnya) sebelum mengeksekusi BIOS. Jika boot block mendeteksi bahwa BIOS ternyata rusak, maka boot block akan meminta pengguna untuk melakukan pemrograman BIOS kembali dengan menggunakan floppy disk yang berisi program flash memory programmer dan image BIOS yang sama atau lebih baik. Pembuat motherboard sering merilis update BIOS untuk menambah kemampuan produk mereka atau menghilangkan beberapa bug yang mengganggu.Masa depan BIOS BIOS telah lama digunakan dalam industri PC, yakni semenjak IBM PC dirilis pada tanggal 21 Agustus 1981. Karena BIOS masih berjalan pada modus real (real-mode) yang lambat, maka para desainer PC bersepakat untuk mengganti BIOS dengan yang lebih baik dari BIOS yaitu EFI (Extensible Firmware Interface) yang diturunkan dari arsitektur IA-64 (Itanium)bios

pengertian registry pada komputer


pengertian registry pada komputer

pengertian registry pada komputer pengertian registry Pengertian registry adalah pusat susunan database yg digunakan oleh Windows 9x ke atas untuk menyimpan informasi ataupun mengkonfigurasi aplikasi, perangkat keras, dan sejumlah pengguna. Informasi dari registry terus diakses oleh Windows untuk mengetahui profil pengguna, aplikasi yang diinstal di komputer dan dokumen apa saja yang bisa dibuat oleh aplikasi tersebut, pengaturan dari folder atau icon, perangkat lunak yang sedang dipasang, dan port yang sedang dipakai. Bagaimana Registry disimpan • Pada Windows 2000 dan Windows XP, Registry disimpan dalam beberapa Hives , terletak di \ windows \ system32 \ config dan \ Documents and Settings \{username} folder. • Pada Windows 95 98, dan Me, Registry terkandung dalam dua file tersembunyi dalam direktori Windows Anda, disebut USER.DAT dan SYSTEM.DAT . Struktur Registry Registry memiliki struktur hirarki, seperti direktori pada hard disk. Setiap cabang (dilambangkan oleh ikon folder dalam Registry Editor, lihat di bawah) disebut sebagaikunci . Setiap kunci dapat berisi kunci lain, serta Nilai . Setiap nilai berisi informasi aktual yang disimpan dalam Registry. Ada tiga jenis nilai, String , Binary dan DWORD - penggunaan ini tergantung pada konteks. Ada enam cabang utama (lima pada Windows 2000 dan Windows XP), masing-masing berisi bagian tertentu dari informasi yang disimpan dalam Registry. Mereka adalah sebagai berikut: • HKEY_CLASSES_ROOT - cabang ini berisi semua jenis file Anda serta informasi OLE untuk semua aplikasi OLE-sadar Anda. Ini berisi SID (pengidentifikasi keamanan) dan Keys CLSID yang mengandung GUID (byte hexdecimal nomor-16 disebut Globally Unique Identifier ). Dalam Microsoft obyek Model komponen (COM), GUID digunakan untuk secara unik membedakan berbagai komponen perangkat lunak antarmuka. Ini berarti bahwa dua (mungkin tidak kompatibel) versi komponen dapat memiliki nama yang sama persis, tetapi masih dapat dibedakan oleh GUID mereka. • HKEY_CURRENT_USER - cabang poin ini ke bagian HKEY_USERS yang sesuai untuk pengguna saat ini. Pada dasarnya merupakan "tua WIN.INI " file dari jaman dulu. Ini berisi pengaturan pengguna individu bagi pengguna yang sedang login, misalnya latar belakang desktop dan pengaturan dasar lain yang berkaitan dengan akun pengguna saat ini. Informasi ini juga hanya disebut sebagai user "Profil". • HKEY_LOCAL_MACHINE - cabang ini berisi informasi tentang semua perangkat keras dan perangkat lunak yang diinstal pada komputer Anda. Karena Anda dapat menetapkan beberapa konfigurasi hardware, konfigurasi perangkat keras saat ini ditentukan dalam HKEY_CURRENT_CONFIG . Hal ini mirip dengan aslinya system.ini . Berbeda dengan pengaturan profil dijelaskan dalam paragraf sebelumnya, tombol ini berlaku sama untuk semua pengguna komputer, karena mengandung semua hardware dan pengaturan perangkat lunak. Informasi perangkat keras disimpan di sini dapat dilihat secara lebih nyaman, dan pasti kurang samar, cara di Device Manager Windows . • HKEY_USERS - cabang ini berisi preferensi tertentu (seperti warna dan pengaturan panel kontrol) untuk masing-masing pengguna komputer. Pada Windows 95/98/ME, maka default cabang di sini berisi saat-login pengguna. Pada Windows 2000/XP, yang default cabang di sini berisi template yang akan digunakan untuk tambah user baru. Ketika pertama kali terpasang, ini selalu berisi didefinisikan standar profil-pra dengan nama yang tepat dari "default". Jika beberapa pengguna dikonfigurasi dalam suatu sistem (misalnya "Kristen", "Andreas" dan "Susi"), maka ini masing-masing disimpan di bawah Windows / Profil / Username. Dalam rangka pengembangan Windows, dan untuk menghindari nama pengguna yang disimpan dalam Registry dalam teks biasa (seperti pada Windows 95/98/ME), di bawah Windows 2000/XP tiap user disimpan di bawah ID Keamanan ("nomor SID "terdiri) dari huruf" S "dan akhiran numerik. • HKEY_CURRENT_CONFIG - poin cabang ini ke bagian HKEY_LOCAL_MACHINE yang sesuai untuk konfigurasi perangkat keras saat ini. Hal ini mengacu pada subkunci HKEY_LOCAL_MACHINE \ System \ CurrentControlSet \ Hardware Profiles \ Lancar (Software / Sistem) untuk Windows 2000/XP. Kunci ini berisi pengaturan untuk perangkat periferal yang terhubung, yaitu printer, scanner, hard drive dll, dan mencerminkan dikenal kontrol panel-baik